Dalam rangka menjalankan amanat UUD 1945 serta UU-RI No.20 Th.2003, PTS tsb menyelenggarakan Kelas Karyawan (Hybrid) ini beserta menunaikan Komitmen Sosial & Pendidikan. Diantaranya dng menciptakan peluang terhadap segenap masyarakat lulusan SMA/K, D3/Akademi, D1, D2, Sarjana (S-1) atau setara, dan sebagainya, baik yg mempunyai keterbatasan waktu luang maupun mempunyai keterbatasan keuangan / ekonomi, utk meningkatkan kuliah (atau pindah jurusan) ke taraf Sarjana / S1 atau Diploma Tiga (D-3) atau Magister / S2 di jurusan yg diinginkan, secara pantas serta bermutu disesuaikan dgn keunggulan masing2 PTS tsb
Uang studinya diperhitungkan dng proses pemikiran matang2 agar bisa membantu calon mhs baru, dikarenakan selain diberikan fasilitas dlm bentuk subsidi silang, demikian pula pemberian fasilitas utk meringankan mencicil uang kuliah tanpa jaminan serta tanpa adanya bunga, sehingga bisa diangsur setiap bulan berdasarkan kemampuan calon mhs baru.
Seluruh jurusan tidak ada ujian negara (sama dng PTN)
Sistem kuliahnya dilaksanakan dgn kompetensi tinggi dan sangat pantas utk karyawan yg sibuk dng pekerjaannya maupun untuk yg bukan karyawan. Selain perkuliahan tatap muka, demikian pula menerapkan beraneka macam metode efektif melalui tugas khusus perorangan terarah, tugas kelompok yg komunikatif, dan diakhiri dgn bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yg terarah, terprogram dan terjadwal agar mahasiswa/i dapat menuntaskan perkuliahan tepat waktu.
Lulusan Program S-1, D-III dan Strata Dua / S-2 Kelas Karyawan (Hybrid) PTS tsb ditargetkan utk menjadi Sarjana (S-1), Ahli Madya (D-III) serta Magister/Master (Strata Dua / S-2) berdasarkan jurusannya, yg dapat memajukan identitas dirinya dgn bekal ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, agar ahli menyelesaikan problem beserta mengembangkan ilmunya.
Lulusannya mendapatkan kesanggupan penguasaan teori yg kuat beserta penerapannya, dan kesanggupan profesional serta cara pandang yg komprehensif / mendalam; mengembangkan sikap mental kompeten (profesional) yg berorientasi pd pemecahan problem bertumpu alur berpikir sistem; ahli memajukan kajian-kajian teoritis konsepsional mutakhir; mempunyai kesanggupan melakukan beraneka ragam penelitian dasar maupun terapan.
Lulusannya juga diperlengkapi dng pengetahuan, etika akademik dan profesi, kesanggupan serta keterampilan mengelola tim/organisasi secara komprehensif / mendalam pada bidang yg disesuaikan dgn bidang ilmunya; kesanggupan bekerjasama dalam tim, kesanggupan memahami ilmu pengetahuan terhadap etika, kesanggupan memahami ilmu disesuaikan dgn kelompok ilmunya, beserta diperlengkapi dng kesanggupan utk menerapkan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya.
Mahasiswa/i dan lulusan Kelas Karyawan (Hybrid) maupun Program Kuliah Reguler PTS tsb, mendapatkan HAK AKADEMIK, GELAR, dan IJAZAH yg SAMA, serta mempunyai HAK utk menggunakan gelarnya dan utk meningkatkan perkuliahan ke jenjang yg lebih tinggi.
Utk mempercepat perolehan informasi, semisal ingin mengcopy/print informasi secara keseluruhan tentang Kelas Karyawan (Hybrid) silakan klik "Keseluruhan Ringkasan Kelas Karyawan (Hybrid)" ini.
Jika ada hal yg kurang jelas, mohon kiranya langsung ditanyakan ke layanan info 17 jam di atas atau klik"Contact Us" ini.
Melalui situs/informasi ini, mohon bantuan Bapak/Ibu/Sdr utk sudi kiranya turut mendorong/memotivasi keluarga/sahabat/rekan kerja utk meningkatkan perkuliahannya di PTS tsb, baik melalui Kelas Karyawan (Hybrid) maupun melalui Program Kuliah Reguler.
Para mahasiswa/i ini secara konsisten bergotong-royong dan saling membantu menyelesaikan problem masing-masing person. Baik problem dalam pekerjaan, akademik, uang/finansial, maupun problem lainnya. Demikian pula dgn lulusannya, mendapatkan ikatan yg kuat utk saling membantu sesama lulusannya.
Selama ini mhs yg belum bekerja, akan menerima pekerjaan dari teman mahasiswa/inya maupun lulusannya, paling utama lain yg sudah berkarir (sebagai pemilik bengkel, pejabat pemerintah, enterpreneur, direktur, karyawan, dan sebagainya).
Sedangkan mhs yg sudah bekerja, secara konsisten bisa mengembangkan karir serta penghasilannya selama kuliah. Mereka mempunyai perluasan karir serta perluasan penghasilan dari lainnya.
Untuk masyarakat yg sudah berkarir dan relatif kesusahan dalam memajukan karir dan memajukan penghasilan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Kelas Karyawan (Hybrid) ini yaitu solusi utama (solusi terbaik) utk mengembangkan diri. Adalah memajukan perkuliahan formalnya beserta mengembangkan pengalaman, karir, dan penghasilan. . . . . ➡ tampilkan semua
Lulusan Kelas Karyawan (Hybrid) ahli menerapkan teknologi informasi berdasarkan kelompok ilmunya; dapat menerapkan ilmu; cakap serta terampil disesuaikan dgn kelompok ilmunya; bisa menyelesaikan problem secara logika, menerapkan data/informasi yg disediakan; dapat menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yg tidak/kurang jelas; ahli mandiri dalam pekerjaan dan upaya; ahli aktif berperan-serta dlm hal kelompok kerja.
Jika mhs menerima tugas lembur, atau kerja dgn sistem shift, kerja ke luar kota/negeri, dan sebagainya, maka melalui tata cara tertentu. mahasiswa/i tsb diizinkan tidak hadir di perkuliahan dalam beberapa pertemuan.
Mahasiswa/i yg bekerja dgn sistem shift, tetap bisa mengikuti kuliah dgn baik. Disebabkan sistem perkuliahannya dilaksanakan dgn kompeten dan bermutu tinggi dng mensinkronkan Kelas Karyawan (Hybrid) serta Program Kuliah Reguler, agar mahasiswa/i yg bekerja dgn sistem shift dapat mengikuti kuliah di program lainnya dgn tata cara tertentu.
Kurikulum perkuliahan serta tata cara belajar-mengajarnya didesain sebaik mungkin dgn menggunakan Sistem Kredit Semester yg dilaksanakan dgn kompetensi tinggi menyesuaikan untuk mereka yg sudah bekerja (karyawan / pegawai, profesional, pengusaha, dan sebagainya), agar mahasiswa/i yg memperoleh jadwal padat kerja masih tetap dapat menuntaskan perkuliahan tepat waktu.
Terpercaya dan terbaik dlm hal pelaksanaan Kelas Karyawan (Hybrid), karena sudah menyandang 2 persyaratan pokok pelaksanaan program ini, adalah :
Dilaksanakan berdasarkan seluruh aturan perundangan yg sedang berlaku di Indonesia (NKRI).
Dilaksanakan berdasarkan semua yg dibutuhkan oleh dunia karir.
Lulusan Kelas Karyawan (Hybrid) juga ahli berkomunikasi dgn para pakar pada bidang ilmu lainnya dan menerapkan bantuan mereka; ahli menerapkan secara efektif sumber-sumber daya yg ada; ahli memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta disesuaikan dgn kelompok ilmunya, ahli mengikuti perkembangan baru di kelompok ilmunya, dan menyelenggarakan penelitian.
Kompetensi dasar lulusan Kelas Karyawan (Hybrid) adalah mendapatkan mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; ahli menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa pengetahuan secara konsisten maju serta berkembang; ahli menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara serta dapat secara konsisten belajar; dalam menangani tiap problem, ahli mengungkap struktur serta inti masalah dan menetapkan prioritas tahapan penanganan jawabannya.
Mhs yg tidak lulus suatu mata ajaran (mata kuliah), bisa mengulang mata ajaran (mata kuliah) tsb di semester atau tahun berikutnya (kapan saja) tanpa ditarik biaya tambahan.
Dalam menempuh kuliah mahasiswa/i tetap mempunyai waktu luang utk berlibur/istirahat, jadwal perkuliahannya bermutu, tidak jenuh, dan tidak bersinggungan/bentrok dgn jadwal kerja.
Dosen atau tenaga edukatif yg kompeten (profesional) dalam kelompok ilmunya.
Seluruh jurusan tidak ada ujian negara (sama dng PTN). . . . . ➡ tampilkan semua
Uang studi Kelas Karyawan ini dapat diangsur setiap bulan disesuaikan dgn kemampuan calon mhs baru.
Seluruh Institusi / Lembaga / Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pelaksana P2K/PKK ini secara konsisten mendahulukan pentingnya mutu kuliahnya. Kendatipun Institusi / Lembaga / Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini kepunyaan masyarakat serta merupakan perguruan tinggi utama dan terakreditasi, PTS terkait tetap mempunyai Komitmen Sosial & Pendidikan.
Salah satu cara PTS-PTS tsb membantunya dgn memberikan fasilitas utk meringankan mencicil uang kuliah tanpa jaminan serta tanpa adanya bunga. Dgn cara demikian, maka uang studinya bisa dicicil berdasarkan kemampuan calon mhs baru.
Di bawah ini adalah Total Pembayaran Pertama pada masing2 perguruan tinggi. (Utk melihat tabel angsuran lengkap masing2 PTS, silakan klik nama PTS-nya)
Rp 2.000.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Manajemen. Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Akuntansi. Rp 1.700.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Pariwisata. Rp 1.600.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Bisnis Digital. Rp 1.500.000 untuk melanjutkan ke Program Magister (S2). Rp 3.000.000 untuk melanjutkan ke Program Doktor (S3).
Rp 750.000 untuk melanjutkan ke D3. Rp 750.000 untuk melanjutkan ke S1. Rp 1.099.000 untuk melanjutkan ke S2 Rp 5.600.000 untuk melanjutkan ke S3 Semester I.
Rp 700.000 melanjutkan ke S1 - Sistem Informasi Rp 750.000 melanjutkan ke S1 - Manajemen, Akuntansi, Hukum Rp 800.000 melanjutkan ke S1 - Teknik Industri Rp 850.000 melanjutkan ke S1 - Teknik Elektro Rp 1.075.000 melanjutkan ke S2 Rp 600.000 melanjutkan ke D3 - Manajemen Informatika Rp 950.000 melanjutkan ke S1 RPL Rp 1.800.000 melanjutkan ke S2 RPL Rp 750.000 melanjutkan ke D3 - Manajemen Informatika RPL
Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik
Rp 2.000.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan T. Informatika, Manajemen, Akuntansi. Rp 1.500.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan T. Sipil, T. Elektro, Arsitektur.
Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 - PPKN, Sejarah, IPA, Ekonomi, Geografi, Matematika. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 - Ilmu Lingkungan, Bimbingan Konseling. Rp 500.000 untuk melanjutkan ke S1 - PAI, PGMI. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 - Pend. Informatika, Administrasi Kesehatan, Sist. Teknologi Informasi, Gizi, Tek. Keselamatan, PVT. Otomotif. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 - Bisnis Digital. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke D3
Rp 500.000 untuk melanjutkan ke S1 Psikologi. Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 PGSD,P.Ilmu Komputer. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 T.Informatika,Sistem Informasi,Ilmu Gizi,Kesehanatn Masyarakat,Manajemen, Akuntansi. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke D3 Manajemen Informatika, Komputerisasi akuntansi. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke S1 Ilmu Hukum,T.Sipil,Arsitektur. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke D3,D4 Kebidanan. Rp 1.500.000 untuk melanjutkan ke S1 Farmasi.
Rp 610.000 Untuk lulusan SMU/SMK/MA melanjutkan ke S1 Rp 740.000 Untuk lulusan SMU/SMK/MA melanjutkan ke S1 Jurusan Bimbingan Konseling, Pend. Bahasa Inggris, PJKR dan Teknik Mesin,. Rp 950.000 Untuk lulusan SMK/D3/Sederajat melanjutkan ke S1 RPL.
Rp 1.400.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Manajemen & Ilmu Komunikasi. Rp 1.575.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Akuntansi, Bisnis Administrasi & Arsitektur. Rp 1.400.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Sistem Informasi, Teknik Informatika & Teknik Sipil.
Rp 550.000 untuk melanjutkan ke S1, Kelas Pagi. Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1, Kelas Sore. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1, Kelas Online. Rp 1.200.000 untuk melanjutkan ke S2.
Rp 525.000 untuk melanjutkan ke D3. Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1. Rp 675.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Manajemen Rp 1.250.000 untuk melanjutkan ke S2.
Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik
Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik
Rp 950.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Akuntansi P2k . Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Agroteknologi, PJKR, PPKN, Peternakan, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Manajemen P2k.
Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang I. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang II. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang III. Rp 775.000untuk lulusan D3 melanjutkan ke S1
IDR. 550.000 to proceed to S1 Program STIE Gici Jatiwaringin Jakarta IDR. 830.000 to proceed to S1 Program Employee class STIE Gici Bekasi IDR. 550.000 to proceed to S1 Program Online class STIE Gici Bekasi IDR. 700.000 to proceed to S1 Program Employee class STIE Gici Depok IDR. 650.000 to proceed to S1 Program Online Class STIE Gici Depok IDR. 750.000 to proceed to S1 Program STIE Gici Bogor IDR. 1.225.000 to proceed to S2 Program - STIE Gici Depok and Bogor IDR. 1.175.000 to proceed to S2 Program - STIE Gici Jatiwaringin and Bekasi
Rp 1.025.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan Ilmu Hukum, Teknik Sipil, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Peternakan, Manajemen. Rp 925.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan PPKN. Rp 895.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan Pendidikan Agama Islam.
Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Bisnis Digital dan Perdagangan Internasional. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke D3.
Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S1 STIKOM Bali. Rp 1.850.000 untuk melanjutkan ke S1 Sistem Informasi STIKOM Bali. Rp 2.050.000 untuk melanjutkan ke D3. Rp 2.200.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Sistem Informasi Program RPL . Rp 2.100.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Sistem Komputer Program RPL .catatan : untuk STIKOM Jimbaran tidak termasuk biaya jaket
Rp 1.400.000 untuk Lulusan SMU ke S1. Rp 1.650.000 untuk Lulusan D3 ke S1. Rp 1.300.000 untuk Lulusan SMU ke S1 Jurusan Bisnis Digital. Rp 1.300.000 untuk Lulusan D3 ke S1 Jurusan Bisnis Digital.
Rp 3.400.000 melanjutkan ke S1 Fak. Teknik Rp 1.745.000 melanjutkan ke S1 FEB Rp 2.399.000 lulusan D3 ke S1 FEB Rp 1.488.000 melanjutkan ke S1 Psikologi Rp 2.035.000 lulusan D3 ke S1 Psikologi Rp 1.470.000 melanjutkan ke S1 Hukum Rp 1.965.000 lulusan D3 ke S1 Hukum Rp 1.360.000 melanjutkan ke S1 FKIP Rp 1.863.000 lulusan D3 ke S1 FKIP Rp 900.000 melanjutkan ke S1 PAI Rp 1.173.000 lulusan D3 ke S1 PAI Rp 1.176.000 melanjutkan ke S2 PI Kelas Online Rp 1.224.000 melanjutkan ke S2 PBI, HES Kelas Online
Rp 1.050.000 untuk melanjutkan ke S1 FTan Rp 1.700.000 untuk melanjutkan ke S1 FISIP Rp 2.150.000 untuk melanjutkan ke S1 Ilmu Komunikasi FISIP Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi FISIP Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik FISIP
Lulusan Kelas Karyawan ditargetkan utk menjadi Sarjana (S-1), Ahli Madya (D-III) serta Magister/Master (Strata Dua / S-2) disesuaikan dgn dng jurusannya, yg bisa memajukan identitas dirinya dgn bekal pengetahuan, teknologi, dan seni, sehingga ahli menyelesaikan masalah beserta mengembangkan ilmunya.
Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Kelas Karyawan (Hybrid) (P2K (Hybrid)) serta Program Kuliah Reguler adalah SAMA. Dan pada Ijazah maupun Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Lulusan P2K (Hybrid) ataukah Lulusan Kelas Reguler. Disebabkan Kelas Karyawan (Hybrid) yaitu Program Kuliah Reguler dng jadwal perkuliahan dan peserta kuliah yg berbeda.
Sistem kuliahnya dilaksanakan dgn kompeten serta sangat pantas utk karyawan yg sibuk dgn pekerjaannya maupun untuk yg bukan karyawan.
Semua lulusannya ahli menguasai teori yg kuat beserta penerapannya, serta kemahiran yg profesional serta cara pandang yg komprehensif / mendalam; mengembangkan sikap mental kompeten (profesional) yg berobjek pd pemecahan problem bertumpu alur berpikir-sistem; ahli memajukan kajian-kajian teoritis konsepsional mutakhir; memperoleh kesanggupan melakukan beraneka ragam penelitian dasar maupun terapan.
Selain perkuliahan tatap muka, demikian pula menerapkan beraneka macam metode efektif melalui tugas khusus perorangan terarah, tugas kelompok yg komunikatif, dan diakhiri dgn bimbingan pengerjaan skripsi/tugas akhir/tesis yg terarah, terprogram serta terjadwal agar mahasiswa/i bisa menuntaskan perkuliahan tepat waktu.
Lulusan serta mhs Kelas Karyawan (Hybrid) maupun Program Kuliah Reguler mendapatkan gelar, status, hak, ijazah, serta mutu yg SAMA.
Lulusannya juga diperlengkapi dng ilmu pengetahuan, etika akademik dan profesi, kesanggupan serta keterampilan mengelola tim/organisasi secara komprehensif / mendalam pada bidang yg berdasarkan bidang ilmunya; kesanggupan bekerjasama dalam tim, kesanggupan memahami ilmu pengetahuan terhadap etika, kesanggupan memahami ilmu disesuaikan dgn kelompok ilmunya, beserta diperlengkapi dng kesanggupan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya.
Kurikulum yg diatur sedemikian rupa di samping bertumpu pd kurikulum nasional (KURNAS), demikian pula bertumpu perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir, teknologi, seni, serta terhadap profesionalitas dunia kerja.